L'CLASSICO


Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, menyebutkan jika pasukan Garuda Muda tidak mau melepaskan laga melawan Malaysia di pertandingan terakhir Grup A cabang olahraga sepak bola SEA Games, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) Pukul 19.00 WIB.

Apalagi, selama ini Malaysia dianggap sebagai seteru abadi Indonesia. RD begitu panggilan Rahmad Darmawan- juga mengaku tidak gentar dengan rekam jejak Malaysia yang di SEA Games sebelumnya sukses meraih medali emas.

Selain itu, di skuad asuhan Ong Kim Swee juga terdapat enam pemain mantan skuad Malaysia senior, juara Piala AFF 2010. Salah satunya yakni penjaga gawang Khairul Fahmi.

"Malaysia memang solid karena timnya sudah dibangun sejak dua tahun lalu," terang RD kepada Bola.net. "Namun, bukan berarti mereka tidak bisa dikalahkan," sambungnya.

Laga Indonesia lawan Malaysia memang selalu seru dan mencekam, lantaran bumbu friksi politik yang kerap terjadi di antara kedua negara. Terakhir, Malaysia sukses mempermalukan Indonesia di final Piala AFF 2010 dengan agregat 4-2. Namun, RD tetap berlaku normal dengan membantah jika laga ini dimaksudkan untuk membalas dendam kekalahan Merah-Putih di ajang tersebut.

"Kami hanya bermain sepak bola. Tidak ada urusannya dengan dendam," tegasnya.

Di sisi lain, laga ini masih menentukan bagi bagi Malaysia. Jika kalah lebih dari 0-2, sementara di laga lainnya Singapura menang minimal 4-0 atas Thailand, maka Harimau Malaya - julukan Malaysia- dipastikan masuk kotak. Karena itu, Ong Kim Swee meminta pasukannya mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

"Kami harus mampu menunjukkan kekuatan kami sesungguhnya. Kami bahkan siap menghadapi tekanan dari seratus ribu suporter Indonesia sekalipun" tegasnya.

Categories:

Leave a Reply