L'CLASSICO

Indonesia kembali menelan kekalahan di laga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Menjamu Iran di Stadion Gelora Bung Karno Selasa malam, Garuda ditekuk 1-4.

Garuda yang sudah tidak memiliki peluang lolos dari fase grup ini menurunkan sejumlah pemain yang biasa menjadi langganan bangku cadangan.Wim Rijsbergen memilih mencadangkan sejumlah pemain yang biasanya mengisi skuad inti seperti Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Boas Solossa dan Firman Utina.

Menghadapi Iran yang memiliki agresifitas tinggi, Garuda tetap bermain lepas sejak menit awal. Sementara, Team Melli, julukan Iran, tampil cukup santai menahan agresi Merah-Putih ini, namun bergerak cepat saat penguasaan bola. Taktik ini cukup efektif. Setelah melakukan percobaan dua kali ke arah gawang, Iran hanya membutuhkan waktu enam menit membobol jala Hendro Kartiko. Gol disarangkan Milad Midavoodi. Sepakan menyusur tanahnya cukup membuat Hendro takluk.

Terbukanya pertahanan yang digalang Hamka Hamzah cs, membuat Javad Nekounam cs leluasa melancarkan teror. Kesalahan pemain Indonesia juga mampu dimanfaatkan Iran untuk melakukan penetrasi.

Hingga akhirnya serangan balik berbahaya di menit 20 kembali menjadi mimpi buruk, pasukan Wim Rijsbergen. Sodoran apik Ghazi Najaf Abadi dieksekusi sempurna Mojtaba Jabari. Empat menit berselang Gholam Reza Rezai sukses memanfaatkan bola yang lepas dari dekapan Hendro Kartiko, dan dengan brilian menyepaknya. Meski dari sudut sempit, gol tetap saja bersarang di gawang Indonesia.

Meski tertinggal tiga gol, Indonesia tak mau menyerah. Bambang Pamungkas dkk berusaha sekuat tenaga mendekati jala Iran yang dikawal Mahdi Rahmati. Usaha ini tak sia-sia. Satu menit menjelang turun minum, Bambang Pamungkas memecah kebuntuan Indonesia melalui sundulan, menerima umpan Syamsul Arif. Babak pertama berakhir dengan skor 3-1 untuk Iran.

Di babak kedua, Wim baru memasukan Firman Utina, menggantikan Fandy Mochtar,dan memasukan Benny Wahyudi. M Ilham baru dimasukan menggantikan Syamsul Arif di pertengahan babak.

Di menit-menit awal, serangan Iran cukup berbahaya, sehingga membuat Hendro Kartiko bekerja keras. Indonesia sendiri mencoba serangan balik cepat. Meski kesulitan menembus pertahanan anak asuh Carlos Queiroz, namun aliran serangan berjalan lebih baik dari babak pertama.

Sayangnya kenyataan pahit kembali ditelan Hendro Kartiko, setelah Beny Wahyudi melakukan pelanggaran di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih. Peluang ini tak disia-siakan Javad Nekounam yang ditunjuk sebagai eskekutor. Iran pun kembali memperlebar jarak 4-1.

Unggul selisih tiga gol, Iran menurunkan tempo permainan. Demikian, sejumlah peluang tetap saja didapat. Saat memasuki injury time, sebuah umpan silang dari sisi kanan pertahanan Indonesia berhasil disambut Javad Kazemeyan namun bola masih melebar. Kedudukan 4-1 untuk Iran pun tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.

Indonesia berarti telah melewati lima laga tanpa sekalipun menorehkan poin. Garuda hanya menyisakan satu laga lagi bertandang ke kandang Bahrain.Sementara Iran memuncaki klasemen dengan poin 11. Namun posisi Iran belum aman untuk lolos ke babak selanjutnya.

Skuad Inti:
Indonesia: 1.Hendro Kartiko (Gk); 5.Fandy Mochtar, 13.Wahyu Wijiastanto, 23.Hamka Hamzah, 21.Supardi; 14.Mahyadi Pangabean, 8.Hariono, 22.Muhammad Ridwan; 9.Cristian Alvaro Goanzales, 20.Bambang Pamungkas, Samsul Arif.

Cadangan
Indonesia: 2. Benny Wahyudi, 3. Zulkifli Syukur, 4. Purwoko Pratomo, 6. Tony Sucipto, 7. Boas Solossa, 15. Firman Utina, 16. Muhamad Roby, 17. Muhammad Ilham, 18. Syamsidar (Gk), 19. Ahmad Bustomi.

Iran: 1. Mahdi Rahmati (Gk); 2. Hossein Mahni, 3.Ehsan Haji Safi, 4.Jalal Hosseini, 5.Hadi Aghli; 6. Javad Nekonam, 14. Anderanik Teymourian, 16. Mojtaba Jabari, 20. Ghazi Najaf Abadi; 7. Milad Midavoodi, 11. Gholam Reza Rezai.

Cadangan:
8. Mohammad Nori, 9.Mohammad Reza, 10. Karim Ansari Fard, 12. (Gk) Shahab Gordan, 13. Hossein Kaebi, 15. Pejman Montazeri, 17. Mayzar Zare, 18. Hossein Badamaki, 19. Javad Kazemeyan, 21. Mohsen Mosalman, 22. (Gk) Ali Reza Haghighi, 23. Mehrdad Pooladi.

Categories:

Leave a Reply