L'CLASSICO

hari ini berawal dari mimpi yang biasa cowok mimpi.in yaitu mimpi buruk #gaje
berangkat sekolah bonceng temen, pinjem motor, pinjem helm #GakModalBangetSihElu men !
sampai di sekolah rambut gue di kasih ntah apa itu sejenis cairan penyubur rambut atao perontok rambut yang GakJelas. #haha
itu nasib gue hari ini yang masih #BersambungMen !
Read More …

hi men ! gue adalah gue elu ya elu ?
seorang pelajar yang sangat #cupu ! tapi gaul dong men :D
Read More …

Mau info seputar bola lengkap ?
ya di Bola.net
Read More …


Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, menyebutkan jika pasukan Garuda Muda tidak mau melepaskan laga melawan Malaysia di pertandingan terakhir Grup A cabang olahraga sepak bola SEA Games, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11) Pukul 19.00 WIB.

Apalagi, selama ini Malaysia dianggap sebagai seteru abadi Indonesia. RD begitu panggilan Rahmad Darmawan- juga mengaku tidak gentar dengan rekam jejak Malaysia yang di SEA Games sebelumnya sukses meraih medali emas.

Selain itu, di skuad asuhan Ong Kim Swee juga terdapat enam pemain mantan skuad Malaysia senior, juara Piala AFF 2010. Salah satunya yakni penjaga gawang Khairul Fahmi.

"Malaysia memang solid karena timnya sudah dibangun sejak dua tahun lalu," terang RD kepada Bola.net. "Namun, bukan berarti mereka tidak bisa dikalahkan," sambungnya.

Laga Indonesia lawan Malaysia memang selalu seru dan mencekam, lantaran bumbu friksi politik yang kerap terjadi di antara kedua negara. Terakhir, Malaysia sukses mempermalukan Indonesia di final Piala AFF 2010 dengan agregat 4-2. Namun, RD tetap berlaku normal dengan membantah jika laga ini dimaksudkan untuk membalas dendam kekalahan Merah-Putih di ajang tersebut.

"Kami hanya bermain sepak bola. Tidak ada urusannya dengan dendam," tegasnya.

Di sisi lain, laga ini masih menentukan bagi bagi Malaysia. Jika kalah lebih dari 0-2, sementara di laga lainnya Singapura menang minimal 4-0 atas Thailand, maka Harimau Malaya - julukan Malaysia- dipastikan masuk kotak. Karena itu, Ong Kim Swee meminta pasukannya mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

"Kami harus mampu menunjukkan kekuatan kami sesungguhnya. Kami bahkan siap menghadapi tekanan dari seratus ribu suporter Indonesia sekalipun" tegasnya.
Read More …

Indonesia kembali menelan kekalahan di laga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Menjamu Iran di Stadion Gelora Bung Karno Selasa malam, Garuda ditekuk 1-4.

Garuda yang sudah tidak memiliki peluang lolos dari fase grup ini menurunkan sejumlah pemain yang biasa menjadi langganan bangku cadangan.Wim Rijsbergen memilih mencadangkan sejumlah pemain yang biasanya mengisi skuad inti seperti Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Boas Solossa dan Firman Utina.

Menghadapi Iran yang memiliki agresifitas tinggi, Garuda tetap bermain lepas sejak menit awal. Sementara, Team Melli, julukan Iran, tampil cukup santai menahan agresi Merah-Putih ini, namun bergerak cepat saat penguasaan bola. Taktik ini cukup efektif. Setelah melakukan percobaan dua kali ke arah gawang, Iran hanya membutuhkan waktu enam menit membobol jala Hendro Kartiko. Gol disarangkan Milad Midavoodi. Sepakan menyusur tanahnya cukup membuat Hendro takluk.

Terbukanya pertahanan yang digalang Hamka Hamzah cs, membuat Javad Nekounam cs leluasa melancarkan teror. Kesalahan pemain Indonesia juga mampu dimanfaatkan Iran untuk melakukan penetrasi.

Hingga akhirnya serangan balik berbahaya di menit 20 kembali menjadi mimpi buruk, pasukan Wim Rijsbergen. Sodoran apik Ghazi Najaf Abadi dieksekusi sempurna Mojtaba Jabari. Empat menit berselang Gholam Reza Rezai sukses memanfaatkan bola yang lepas dari dekapan Hendro Kartiko, dan dengan brilian menyepaknya. Meski dari sudut sempit, gol tetap saja bersarang di gawang Indonesia.

Meski tertinggal tiga gol, Indonesia tak mau menyerah. Bambang Pamungkas dkk berusaha sekuat tenaga mendekati jala Iran yang dikawal Mahdi Rahmati. Usaha ini tak sia-sia. Satu menit menjelang turun minum, Bambang Pamungkas memecah kebuntuan Indonesia melalui sundulan, menerima umpan Syamsul Arif. Babak pertama berakhir dengan skor 3-1 untuk Iran.

Di babak kedua, Wim baru memasukan Firman Utina, menggantikan Fandy Mochtar,dan memasukan Benny Wahyudi. M Ilham baru dimasukan menggantikan Syamsul Arif di pertengahan babak.

Di menit-menit awal, serangan Iran cukup berbahaya, sehingga membuat Hendro Kartiko bekerja keras. Indonesia sendiri mencoba serangan balik cepat. Meski kesulitan menembus pertahanan anak asuh Carlos Queiroz, namun aliran serangan berjalan lebih baik dari babak pertama.

Sayangnya kenyataan pahit kembali ditelan Hendro Kartiko, setelah Beny Wahyudi melakukan pelanggaran di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih. Peluang ini tak disia-siakan Javad Nekounam yang ditunjuk sebagai eskekutor. Iran pun kembali memperlebar jarak 4-1.

Unggul selisih tiga gol, Iran menurunkan tempo permainan. Demikian, sejumlah peluang tetap saja didapat. Saat memasuki injury time, sebuah umpan silang dari sisi kanan pertahanan Indonesia berhasil disambut Javad Kazemeyan namun bola masih melebar. Kedudukan 4-1 untuk Iran pun tidak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.

Indonesia berarti telah melewati lima laga tanpa sekalipun menorehkan poin. Garuda hanya menyisakan satu laga lagi bertandang ke kandang Bahrain.Sementara Iran memuncaki klasemen dengan poin 11. Namun posisi Iran belum aman untuk lolos ke babak selanjutnya.

Skuad Inti:
Indonesia: 1.Hendro Kartiko (Gk); 5.Fandy Mochtar, 13.Wahyu Wijiastanto, 23.Hamka Hamzah, 21.Supardi; 14.Mahyadi Pangabean, 8.Hariono, 22.Muhammad Ridwan; 9.Cristian Alvaro Goanzales, 20.Bambang Pamungkas, Samsul Arif.

Cadangan
Indonesia: 2. Benny Wahyudi, 3. Zulkifli Syukur, 4. Purwoko Pratomo, 6. Tony Sucipto, 7. Boas Solossa, 15. Firman Utina, 16. Muhamad Roby, 17. Muhammad Ilham, 18. Syamsidar (Gk), 19. Ahmad Bustomi.

Iran: 1. Mahdi Rahmati (Gk); 2. Hossein Mahni, 3.Ehsan Haji Safi, 4.Jalal Hosseini, 5.Hadi Aghli; 6. Javad Nekonam, 14. Anderanik Teymourian, 16. Mojtaba Jabari, 20. Ghazi Najaf Abadi; 7. Milad Midavoodi, 11. Gholam Reza Rezai.

Cadangan:
8. Mohammad Nori, 9.Mohammad Reza, 10. Karim Ansari Fard, 12. (Gk) Shahab Gordan, 13. Hossein Kaebi, 15. Pejman Montazeri, 17. Mayzar Zare, 18. Hossein Badamaki, 19. Javad Kazemeyan, 21. Mohsen Mosalman, 22. (Gk) Ali Reza Haghighi, 23. Mehrdad Pooladi.
Read More …

Pengamat sepak bola, sekaligus salah satu pelatih muda asal Papua, Danile Womsiwor, menilai tim nasional (Timnas) U-23 yang berlaga di Sea Games XXVI di Jakarta dan Palembang semakin "mumpuni" atau mantap dan padu dalam sejumlah pertandingan babak penyisihan grup A.

"Kalau saya lihat, permainan yang ditunjukkan oleh Patrich Wanggai (pemain asal Papua) dan kawan-kawan makin mumpuni saja," kata Womsiwor, di Jayapura, Papua, Senin.

Menurutnya, permainan pasukan "Garuda Muda" yang dibesut oleh pelatih kawakan yang memiliki segudang prestasi dan jam terbang tinggi, Rahmad Darmawan (RD)telah menunjukkan sejumlah kemajuan yang berarti.

Menurut dia, ini menjadi modal masa depan Indonesia di pentas internasional selain di ajang Sea Games 2011.

"Timnas U-23 terlihat mulai padu dan kompak, ini modal berharga untuk pemain-pemain masa depan Indonesia ke depan," kata lelaki muda ini yang pada bulan September lalu membawa PS Universitas Cenderawasih juara dalam Liga Pendidikan Indonesia kategori Mahasiswa di Bandung, Jawa Barat.

Hanya, tambah dia, ada juga kemenangan yang diraih oleh Timnas U-23 karena faktor keberuntungan dan kebetulan, karena dalam ajang tersebut Patrich Wanggai dengan kawan-kawan bisa menang 6-0 atas Kamboja yang rata-rata bermaterikan pemain U-19.

Juga, lanjut dia, ketika mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 serta menang 3-1 atas Thailand karena Timnas diunggulkan dengan jumlah pemain, yang mana kedua tim tersebut hanya bermain sepuluh dan sembilan orang karena pemain mereka mendapatkan kartu merah.

Untuk itu, pria asal Biak ini, ujian sesungguhnya akan terjadi pada saat Timnas akan bersua dengan Malaysia di penyisihan grup A terakhir nanti, dengan catatan tidak ada yang dikartu merahkan oleh wasit.

"Nah, ujian sesungguhnya nanti saat Timnas bersua dengan Malaysia di pertandingan terakhir grup A, asal tidak ada pemain lawan dikartu merahkan. Di sini baru kita bisa lihat kemampuan tim kita, tetapi pertandingan ini sudah tidak menentukan karena kita telah memegang salah satu tiket ke Semi Final," katanya.

"Saya yakin Garuda Muda asuhan RD, akan menunjukkan prestasi terbaik di Sea Games 2011 ini dengan meraih juara," tambahnya
Read More …

Untuk kesekian kalinya, majalah berpengaruh di Amerika Serikat, TIME akan memberikan penghargaan Person of The Year atau Tokoh Tahun Ini, dan bintang Barcelona, Lionel Messi masuk menjadi salah satu kandidatnya.

Penghargaan tersebut sejatinya dipilih oleh para editor TIME sendiri, namun mereka menggelar polling di situs resmi mereka tentang siapa saja yang pantas menjadi kandidat Tokoh Terbaik 2011 versi pengunjung situs TIME.

Untuk merebut penghargaan sebagai figur yang paling banyak membuat berita di tahun 2011 ini, Messi akan bersaing ketat dengan nama-nama tenar lainnya di dunia, terutama dari kalangan politik.

Tak tanggung-tanggung, ia akan menantang Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi yang juga pemilik AC Milan; pendiri Apple, mendiang Steve Jobs; artis Kim Kardashian; calon permaisuri Inggris, Kate Middleton; dan presiden AS, Barack Obama.

Meski sepak bola bukan merupakan olah raga populer di Negeri Paman Sam, namun TIME menganggap kepopuleran Messi yang kian meningkat di sana - terbukti dengan makin banyaknya bocah Amerika yang mengenakan kostum Barca milik Messi ke sekolah, sudah cukup untuk menjadikannya salah satu kandidat serius.

Pemenang penghargaan ini sendiri akan diumumkan di majalah TIME edisi 26 Desember mendatang.

Saat berita ini diturunkan, Messi berada di peringkat ketiga pilihan pengunjung situs TIME, di bawah The 99% (gerakan protes 2.000 orang yang menduduki Wall Street) dan Anonymous (sebuah kelompok hacker).
Read More …